Berawal dari kebiasaan rutin anak anak underd09 bermain futsal,yang pada saat itu cukup membuat gugup,karena hanya ada enam orang yang datang padahal waktu kami sudah berlalu beberapa menit,aku yang datang tepat waktu,langsung mengunakan atribut dan segera melakukan pemanasan untuk mengurangi resiko cedera,beberapa menit kemudian squad Underd09 mulai berdatangan,dan kami pun langsung memulai permainan,permainan malam itu berlangsung ketat dan cukup panas,padahal kami semua satu tim,tendangan demi tendangan pun dilesakan beberapa di antaranya berbuah gol,namun beberapa lainnya masih membentur pemain lawan atau mistar,bahkan ada pula yang tidak menuju ke sasaran sama sekali,
Tetapi meskipun pentandingan begitu keras dan ketat sesekali kami juga melakukan hal hal konyol,seperti aku yang memasukan bola ke gawang sendiri,seperti restu yang mukanya telak dihantam bola yang di lesakan apri,dan masih banyak pula kekonyolan yang di lakukan,pada malam itu aku juga sempat membuat sebuah gol indah melalui tendangan tengah yang berbelok masuk ke gawang dan hanya bisa di tatap oleh inyok,
Namun sebetulnya cerita bermula setelah permainan futsal tersebut,dimana sebagian dari kami memutuskan untuk nongkrong,setelah berunding mencari tempat nongkrong di putuskan lah UGD sebagai tujuan kami,itu karena banyak anak anak yang tidak membawa motor dan helm,sesampainya disana keseruan mulai terlihat,sembari nongkrong kami memesan minuman dan ada yang membeli makan sekalian melepas penat setelah bermain futsal sekaligus nonton bola,
Inyok mulai mengangkat sebuah pembicaraan yang mengarah kepada ku,"kamu main tadi seperti park ji sung"celetuknya dan anak anak lain mulai meng iyakan,lalu dia menyambar lagi dengan menyebutku "ahong" aku pun sedikit terima tapi apa boleh buat,karena aku kalah jumlah,sepanjang malam itu akulah yang menjadi bahan olokan mereka,tapi aku berfikir mungkin ini sementara,malam itu berakhir tragis bagiku yang mendapatkan nama baru,
Ternyata cerita tak berujung di situ saja karena hari ini mereka lebih brutal lagi,dan lebih buruknya itu tersebar ke semua anak yang ada di kelas karena namaku tertulis pada kepanitiaan makrab lengkap disetai "along" di dalam kurung,mulai matkul pertama sampai terakhir mereka selalu menyapaku "along",hanya sebagian kecil yang menyapa ku dengan nama panggilan atau nama asli ku,huuu mungkin inilah perlakuan terhadap orang sipit sepertiku,memang sulit,melotot gak bisa,melek pun juga gak bisa,hah menyedihkan
Tapi di balik itu semua aku tetaplah faisal hakiki seperti hari hari biasa yang gokil dan ceria,it's me,
park ji sung



0 comments:
Post a Comment